Minggu, 13 Juni 2010

BAG XI. Program Simplis

Simplis menyederhanakan penciptaan file input Lisrel dan penyajian laporan dalam file output yang memungkinkan pengguna lebih berkonsentrasi pada aspek penelitiannya (Joreskog dan Sorbom, 1973).

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan Simplis adalah :

  • Huruf besar maupun huruf kecil bias saling dugunakan
  • Tanda seru (!) atau garis miring asterisk (/*) digunakan untuk menunjukkan bahwa apa saja dibelakangnya pada garis tersebut dianggap sebagai komentar
  • Sebuah physical line diakhiri dengan sebuah karakter RETURN dan atau LINE FEED
  • SIMPLIS command line diakhiri dengan sebuah karakter RETURN dan atau LINE FEED atau sebuah semicolon ( ; )

Menyiapkan input file atau perintah (Program/Bahasa SIMPLIS)

Buka program LISREL, kemudian klik File dan klik New. Akan muncul tampilan berikut :

Kemudian klik SIMPLIS Project, dan klik OK. Akan muncul kotak dialog Save As.

Pada Save in, pilih folder tempat data disimpan. Pada Save of Type pilih SIMPLIS Project (*.spj). Pada File Name pilih nama file. Kemudian klik Save. Akan muncul tampilan kosong berikut tempat untuk menginput/menulis perintah

Struktur Penulisan Perintah Pada Program Simplis

Syntax dan aturan-aturan yang sering digunakan dalam input file SIMPLIS sebagai berikut: (syntax lainnya selain yang diberikan di bawah ini, akan diberikan bersamaan dengan contoh aplikasi pada seri-seri tulisan berikutnya mengenai LISREL).

1. Baris Judul

Baris pertama pada input file dapat digunakan sebagai baris judul. Setiap keterangan pada baris pertama akan diperlakukan sebagai baris judul kecuali LISREL menemukan dua hal berikut:

· Baris yang dimulai dengan kata Observed Variables atau Labels yang merupakan baris perintah pertama dalam input file SIMPLIS

· Baris yang dua karakter (huruf) pertamanya dimulai dengan DA, Da, dA atau da, yang merupakan baris perintah pertama dalam input file SIMPLIS

2. Variabel Observed

Setelah baris judul, baris selanjutnya adalah observed variables, yang merupakan variabel yang memiliki nilai pada input data.

· Baris ini harus dilakukan jika input data adalah matriks kovarians atau matriks korelasi atau data mentah yang disimpan dalam file text.

· Baris ini tidak diharuskan jika input data menggunakan data mentah yang disimpan dalam program PRELIS.

Penulisan observed variables dengan memberikan spasi antar variabel. Contoh: Observed Variables X1 X2 X3 Y1 Y2

3. Data

Setelah baris observed variables, baris selanjutnya adalah penjelasan unuk input data. Dalam LISREL input data dapat berupa data mentah, Matriks kovarians, Matriks kovarias dan means, Matriks korelasi,Matriks korelasi dan standar deviasi, Matriks korelasi, standar deviasi dan means. Pada seluruh macam format input data tersebut, asymptotic covariance matrix juga dapat ditambahkan pada input data.

Untuk membaca data, perintahnya adalah sebagai berikut:

· Untuk Data mentah

Raw Data from file ‘nama file’

· Matriks kovarians

Covariance Matrix from file ‘nama file’

· Matriks kovarians dan means

Covariance Matrix from file ‘nama file’

Means from file ‘nama file’

· Matriks korelasi

Correlations Matrix from file ‘nama file’

· Matriks korelasi dan standar deviasi

Correlations Matrix from file ‘nama file’

Standard Deviations from file ‘nama file’

· Matriks korelasi, standar deviasi dan means

Correlations Matrix from file ‘nama file’

Standard Deviations from file ‘nama file’

Means from file ‘nama file’

· Asymptotic Covariance Matrix

Asymptotic Covariance Matrix from file ‘nama file’

· Asymptotic Variances Matrix

Asymptotic Variances Matrix from file ‘nama file’

4. Ukuran Sampel

Ukuran sampel perlu dituliskan jika input data bukan berupa data mentah. Contoh penulisannya sebagai berikut: Sample size = 113

5. Variabel Laten atau Unobserved

Untuk menuliskan nama variabel laten dapat menggunakan Latent Variables atau Unobserved Variables. Nama variabel laten tidak boleh sama dengan variabel observed. Contoh penulisan:

Latent Variables: komitmen kepuasan kinerja

2. Relationships (hubungan)

Setelah baris variabel laten, baris selanjutnya adalah baris hubungan. Judul untuk baris ini dapat ditulis sebagai Relationships, Relations atau Equations. Judul juga boleh tidak dituliskan.

Penulisan hubungan bisa menggunakan persamaan (tanda =) berikut:

Variabel dependen = variabel independen

Indikator = variabel laten

Penulisan hubungan juga bisa dilakukan dengan menggunakan path (jalur) berikut:

Variabel independen → variabel dependen

Variabel laten → indikator

Baik dengan menggunakan persamaan maupun menggunakan path, penulisan variabel dapat dilakukan secara simultan (beberapa/seluruh variabel dituliskan secara bersamaan). Berkaitan dengan ini, penulisannya dapat dilakukan dengan versi pendek atau versi panjang. Contoh:





3. LISREL Output

Output LISREL bisa dihasilkan dalam format SIMPLIS atau format LISREL. Pada format SIMPLIS, model diestimasi berdasarkan bentuk persamaan, sedangkan pada format LISREL, model disajikan dalam bentuk matriks. Format SIMPLIS diperoleh secara default, sedangkan format LISREL dapat diperoleh dengan menuliskan perintah pada file input sebagai berikut: LISREL Output

Jika hal-hal lainnya tidak dituliskan dalam baris LISREL Output, maka informasi yang disajikan akan sama dengan output SIMPLIS. Tetapi kita juga bisa memberikan informasi tambahan dengan menuliskan kata-kata kunci sebagai berikut:

LISREL Output: SS SC EF SE VA MR FS PC PT

SS : menghasilkan standardized solution

SC : menyajikan seluruhnya standardized solution

EF : menyajikan pengaruh langsung dan tidak langsung (komposisi pengaruh)

VA : menyajikan varians dan kovarians

MR : sama dengan RS dan VA

FS : menghasilkan nilai faktor regresi

PC : menyajikan korelasi antara estimasi parameter

PT : menyajikan informasi-informasi teknis

4. End of Problem

Untuk menunjukkan seluruh persamaan telah dituliskan, maka tuliskan baris: End of Problem. Pada multi sampel, End of Problem dituliskan pada akhir kelompok, tidak pada masing-masing kelompok

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar